PRINSIP USAHA WARALABA


PRINSIP USAHA WARALABA

Bisnis Usaha Waralaba sendiri merupakan usaha bisnis yang terjadi karena adanya pertemuan antara pemilik merk/penjual modal dan pemodal/pembeli modal yang membahas tentang suatu usaha bisnis, dimana pemilik merk tersebut memberikan suatu hak kepada pembeli  modal untuk menjalankan suatu usaha yang di berikannya sesuai dengan ketetapan/aturan yang sudah ditentukan pemilik merk sebelumya. Dalam hal ini, pembeli modal berhak mengikuti aturan yang sudah diberikan oleh penjual modal.

Jika setiap pemilik waralaba mengikuti prinsip-prinsip ini dari desain dan awal waralaba mereka untuk pertumbuhan dan pengembangannya, waralaba mereka akan berkembang. Berikut prinsip dari usaha bisnis waralaba, sebagai berikut:

  1. Melatih dan siapkan waralaba baru dengan benar
 Semua franchisee baru harus dilatih dengan baik dan siap sepenuhnya untuk mengendalikan waralaba baru. Beberapa waralaba startup berhemat dalam pelatihan, karena kurangnya modal atau untuk menghemat uang. Jika pemilik waralaba tidak dapat memberikan pelatihan berkualitas kepada pewaralaba baru mereka, lebih baik menunggu hingga mereka dapat. Setelah pelatihan, mayoritas franchisee baru berdiri sendiri.

  1. Mengungkapkan manfaat berinvestasi dalam waralaba tanpa mengucilkan
Dalam pemasaran dan penjualan waralaba jujur dan hindari menciptakan harapan palsu. Setelah sudah kesekian lamanya dalam industri waralaba, salah satu kesalahan paling sering yang pernah saya lihat, adalah menyiratkan bahwa mencapai kesuksesan waralaba lebih mudah daripada yang sebenarnya. Lebih baik kehilangan kandidat untuk representasi atau pengungkapan yang jujur, daripada mendapatkan franchisee baru berdasarkan harapan yang tidak realistis.

  1. Waralaba tetap menjadi model bisnis yang sukses.
Di mana individu dapat memiliki dan mengoperasikan bisnis mereka sendiri dengan merek yang diakui di bawah ketentuan perjanjian waralaba. Sayangnya, tidak semua franchisee mampu mencapai tingkat kesuksesan yang sama dan beberapa gagal. Alasan kegagalan terkadang merupakan tanggung jawab masing-masing pemilik waralaba sementara yang lain karena kekurangan pemilik waralaba. Jika pemilik waralaba berusaha mengikuti Lima Prinsip Waralaba, maka peluang untuk sukses bagi mereka dan pewaralaba mereka akan meningkat. 

  1. Franchisor dapat mencapai keuntungan yang besar tanpa harus memberikan kinerja yang luar biasa.
 Ketika membangun elemen dari waralaba baru, itu harus terstruktur sehingga franchisee dapat menghasilkan uang. Perusahaan yang menambah biaya royalti dan biaya lain ke dalam operasi perusahaan yang sedikit menguntungkan, akan membuat banyak waralaba baru mereka gagal. Tujuannya tidak bisa lebih jelas.

  1. Ukur kinerja waralaba evaluasi kinerja keuangan waralaba secara terjadwal.
Tanpa mengetahui bagaimana kinerja franchisee, akan sulit jika tidak mustahil untuk mengetahui seberapa baik kinerja program waralaba secara keseluruhan. Tanpa pengetahuan ini, seorang pemilik waralaba akan kekurangan informasi yang dibutuhkan untuk membuat keputusan strategis yang penting.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERIODE USAHA BISNIS WARALABA

Kelebihan, Kekurangan & Hal yang harus diperhatikan dalam memulai usaha

MENJALANKAN USAHA WARALABA KULINER